Permennya lupa dimakan

Temans, saya dikirimin sebuah cerita menarik dan penuh inspirasi oleh teman melalui email. Kisahnya unik, ditulis oleh Nathalia Sunaidi tapi saya tidak tahu sumbernya dari mana, jadi mohon maaf kalo tidak menuliskan sumbernya.

Permennya lupa dimakan

By Natahalia Sunaidi

Alkisah ada dua orang anak laki-laki, Bob dan Bib, yang sedang melewati lembah permen lolipop.

Di tengah lembah itu terdapat jalan setapak yang beraspal. Di jalan itulah Bob dan Bib berjalan kaki bersama.

Uniknya, di kiri-kanan jalan lembah itu terdapat banyak permen lolipop yang berwarni-warni dengan aneka rasa.

Permen-permen yang terlihat seperti berbaris itu seakan menunggu tangan-tangan kecil Bob dan Bib untuk mengambil dan menikmati kelezatan mereka.

Bob sangat kegirangan melihat banyaknya permen lolipop yang bias diambil.

Maka ia pun sibuk mengumpulkan permen-permen tersebut.

Ia mempercepat jalannya supaya bisa mengambil permen lolipop lainnya yang terlihat sangat banyak didepannya.

Bob mengumpulkan sangat banyak permen lollipop yang ia simpan di dalam tas karungnya.

Ia sibuk mengumpulkan permen-permen tersebut tapi sepertinya permen-permen tersebut tidak pernah habis

maka ia memacu langkahnya supaya bisa mengambil semua permen yang dilihatnya.

Tanpa terasa Bob sampai di ujung jalan lembah permen lolipop.

Dia melihat gerbang bertuliskan “Selamat Jalan”. Itulah batas akhir lembah permen lolipop.

Di ujung jalan, Bob bertemu seorang lelaki penduduk sekitar.

Lelaki itu bertanya kepada Bob, “Bagaimana perjalanan kamu di lembah permen lolipop? Apakah permen-permennya lezat?

Apakah kamu mencoba yang rasa jeruk? Itu rasa yang paling disenangi. Atau kamu lebih menyukai rasa mangga? Itu juga sangat lezat.”

Bob terdiam mendengar pertanyaan lelaki tadi. Ia merasa sangat lelah dan kehilangan tenaga.

Ia telah berjalan sangat cepat dan membawa begitu banyak permen lolipop yang terasa berat di dalam tas karungnya.

Tapi ada satu hal yang membuatnya merasa terkejut dan ia pun menjawab pertanyaan lelaki itu, “Permennya saya lupa makan!”

Tak berapa lama kemudian, Bib sampai di ujung jalan lembah permen lolipop.

“Hai, Bob! Kamu berjalan cepat sekali. Saya memanggil-manggil kamu tapi kamu sudah sangat jauh di depan saya.”

“Kenapa kamu memanggil saya?” tanya Bob.

“Saya ingin mengajak kamu duduk dan makan permen anggur bersama. Rasanya lezat sekali. Juga saya menikmati pemandangan lembah, indah sekali!” Bib bercerita panjang lebar kepada Bob.

“Lalu tadi ada seorang kakek tua yang sangat kelelahan. Saya temani dia berjalan. Saya beri dia beberapa permen yang ada di tas saya. Kami makan bersama dan dia banyak menceritakan hal-hal yang lucu. Kami tertawa bersama.” Bib menambahkan.

Mendengar cerita Bib, Bob menyadari betapa banyak hal yang telah ia lewatkan dari lembah permen lolipop yang sangat indah.

Ia terlalu sibuk mengumpulkan permen-permen itu.

Tapi pun ia sampai lupa memakannya dan tidak punya waktu untuk menikmati kelezatannya karena ia begitu sibuk memasukkan semua permen itu ke dalam tas karungnya.

Di akhir perjalanannya di lembah permen lolipop, Bob menyadari suatu hal dan ia bergumam kepada dirinya sendiri,

“Perjalanan ini bukan tentang berapa banyak permen yang telah saya kumpulkan. Tapi tentang bagaimana saya menikmatinya dengan berbagi dan berbahagia.”

Ia pun berkata dalam hati, “Waktu tidak bisa diputar kembali.”

Perjalanan di lembah lolipop sudah berlalu dan Bob pun harus melanjutkan kembali perjalanannya.

Dalam kehidupan kita, banyak hal yang ternyata kita lewati begitu saja.

Kita lupa untuk berhenti sejenak dan menikmati kebahagiaan hidup.

Kita menjadi Bob di lembah permen lolipop yang sibuk mengumpulkan permen tapi lupa untuk menikmatinya dan menjadi bahagia.

Pernahkan Anda bertanya kapan waktunya untuk merasakan bahagia?

Jika saya tanyakan pertanyaan tersebut kepada para klien saya, biasanya mereka menjawab,

“Saya akan bahagia nanti… nanti pada waktu saya sudah menikah… nanti pada waktu saya memiliki rumah sendiri… nanti pada saat

suami saya lebih mencintai saya… nanti pada saat saya telah meraih semua impian saya… nanti pada saat penghasilan sudah sangat besar… “

Pemikiran ‘nanti’ itu membuat kita bekerja sangat keras di saat ‘sekarang’.

Semuanya itu supaya kita bisa mencapai apa yang kita konsepkan tentang masa ‘nanti’ bahagia.

Terkadang jika saya renungkan hal tersebut, ternyata kita telah mengorbankan begitu banyak hal dalam hidup ini untuk masa ‘nanti’ bahagia.

Ritme kehidupan kita menjadi sangat cepat tapi rasanya tidak pernah sampai di masa ‘nanti’ bahagia itu.

Ritme hidup yang sangat cepat… target-target tinggi yang harus kita capai, yang anehnya kita sendirilah yang membuat semua target itu…

tetap semuanya itu tidak pernah terasa memuaskan dan membahagiakan.

Uniknya, pada saat kita memelankan ritme kehidupan kita; pada saat kita duduk menikmati keindahan pohon bonsai di beranda depan,

pada saat kita mendengarkan cerita lucu anak-anak kita, pada saat makan malam bersama keluarga,

pada saat kita duduk bermeditasi atau pada saat membagikan beras dalam acara bakti sosial tanggap banjir;

terasa hidup menjadi lebih indah.

Jika saja kita mau memelankan ritme hidup kita dengan penuh kesadaran;

memelankan ritme makan kita, memelankan ritme jalan kita dan menyadari setiap gerak tubuh kita,

berhenti sejenak dan memperhatikan tawa indah anak-anak bahkan menyadari setiap hembusan nafas maka kita akan

menyadari begitu banyak detil kehidupan yang begitu indah dan bisa disyukuri.

Kita akan merasakan ritme yang berbeda dari kehidupan yang ternyata jauh lebih damai dan tenang.

Dan pada akhirnya akan membawa kita menjadi lebih bahagia dan bersyukur seperti Bib yang melewati perjalanannya di lembah permen lolipop.

Have a Good Day Everyone ^_*

Mulai banyak masalah?? Sebenernya bukan masalah tergantung dari sisi mana kita melihatnya.Akan jadi bukan masalah kalo kita menanggapinya dengan pikiran positif. Contoh aja, temen kantor sirik ma kerjaan kamu. Tiap kali kamu ikut rapat, dia bilang sok sibuk. Tiap kali kamu dipuji atasan,dia bilang kamu show up/pamer/cari perhatian. Kalo kamu beranggapan itu masalah, itu hanya akan jadi duri dalam daging. Biarin aja orang mau bilang apa. Yang penting kamu jalanin hidup kamu sendiri dan selesaikan masalahmu sendiri sebaik – baiknya. Orang datang dan pergi silih berganti. Hanya waktu yang bisa menjawab kapan kamu harus bertemu orang baru atau kapan kamu akan berpisah dengan orang lama. Hadapi hidup seperti waktu yang terus berjalan tanpa bisa kembali ke belakang. Saat ini bila kamu bertemu orang yang jahat /sirik/jutek kepadamu maka kedepan mungkin sekali kamu akan bertemu orang seperti itu lagi bahkan berpuluh – puluh kali orang yang seperti itu. Sama halnya jika kamu bertemu orang baik, maka kedepan akan mungkin sekali kamu akan bertemu beratus-ratus kali orang yang sama. Anggap lah bila kamu ada masalah, ini merupakan titik pembelajaran dalam hidup. Setiap fase kehidupa yang harus dijalani dan diambil maknanya. Manusia tidak ada yang sempurna. Roda terus berputar. Terus berdoa pada yang maha kuasa agar diberi kemudahan dalam segala urusan dan selalu berada jalan yang lurus, itu yang paling penting. Hidup Cuma sekali. Nikmati baik pahit atau manisnya.

Buat kamu yang ada dalam masalah, ingatlah bahwa disetiap masalah yang kamu hadapi. Ada makna terindah yang tidak pernah akan kamu ketahui saat ini tapi nanti dikemudian hari. Terus semangat. Kamu bukan Cuma satu-satunya orang di dunia ini yang mempunyai masalah. Have a good day everyone ^_*.

Quotes for You

Temans, saya mem-follow akun twitter  @ihatequotes yang berisi beberapa quotes yang bagus-bagus. Saya kutip beberapa karena kata – katanya bagus. Buat yang suka bisa lihat beberapa kutipan yang saya ambil. Cekidot :

Good things come to those who wait, but the best things come to those who work for it. -Devon Wordlaw

Nothing hurts more than love someone we can’t have, and have someone we can’t love. -@Tiffanywilliam

Ladies.. Stop searching for your smile on everyone else’s face! Remember: “Your grin comes from within.” -@TheSingleWoman

Love is about forgiving, and ready to be hurt again if necessary. -Revrun

Life is always full of challenges. All you have to do is enjoying the ride, and never give up! -@WilzKanadi

Don’t fear rejection. Fear not trying again. Because sometimes, rejection is God’s protection!

I love 3 things: the sun, the moon and you. The sun for the day, The moon for the night and You for-ever. -G. Blackmore

Love; it’s a short word, easy to spell, difficult to define and impossible to live without. -Stephen Glass

Everything will be beautiful when you can recognize YOU and YOURSELF. Always trust yourself! -@LearnToBeAlone

Life’s bittersweet. But you have the power to make it stay bitter or to sweeten it. -@Tiffanywilliam

A memory of true love is like a favorite song; no matter how many times it plays again, you never get tired of it. -Sheffield

Remind yourself. Nobody built like you, you design yourself. -Jay Z

Love the heart that hurts you, but never hurt the heart that loves you. -Vipin Sharma

Sometimes it just feels best to cry so our heart can express itself in a way that words cannot. -Christopher Holliday

Life is racing past, and if we aren’t careful, you and I will look up and our shot at it will have passed us by. -Max Lucado

Whatever happen in life, it is in God’s own plan and it will always be good in the end. Have faith! -@bra_yeun

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.