Horaaaass…Medan !!!!

Aloooowww epribodiiiiiiiiiiii…..pengen banget share cerita. Habis lumayan excited coz sekarang gie ada di Medan. Yup for my first time. Sendirian da tugas di Medan. Wow antara senang dan serem. U know Medan lah yaaa… terkenal dengan batak kerasnya yang aduuuhh gtuuu deeee…..

Aku termasuk cukuuuppp beruntung, pertama ke Medan, gak perlu bingung cari transport and penginapan. Semua sudah atas rekomendasi rekan kerja di kantor. Apalagi transport, orang Medan baek-baek….sangat baek memberiku fasilitas antar jemput dan muter-muter kota Medan. Well…..nice indeed.

Okaaaiii, hari pertama di Medan. Perlu diketahui juga, ini pertama kalinya aku naik pesawat mahal bergambar burung ga****. Sumpah ndeso. Dan pertama kalinya juga naik pesawat dengan waktu tempuh lebih dri satu jam (1 jam 50 menit tuk sampe Medan dari Jakarta). Pertama naik ga****, aku sudah dibuat kaget melihat fasilitas di airportnya. Gak kaget2 banget siiih, maklum pertama….agak berlebihan meresponnya. Sebenernya fasilitasnya cuma ini, istilahnya apa ya….yg tasnya di ikat lgi biar gak keluar2 isinya. Heeemm… apa ya disebutnya….pokoknya semacam itu, pengemasan lah. okaii…sepertinya fasilitas biasa yah. Selanjutnya saat di dalam pesawat. Woooww….bisa liat tipiiii, dengerin musik, dan nuntun pileeemm… asiiiikkk….aku senang setengah mati. tiap kursi dilengkapi tipi di depannya tuk menikmati semua hiburan itu. ya…ya…ya…tentu saia tdk tahu cara mengoperasikannya…so…what can i do for using that kind of canggih thing ??? guess what…. :d daripada harus nanya ke pramugari yang gak pede takut di bilang udik, saia prefer menunggu kursi sebelah menggunakan semua perlatan itu. Mulai dari nancepin headset yg ternyata tancepannya di kursi, cara mindah channel dan ubah volume mpe milih menu tontonan yg diinginkan. Syukurlah, sebelah kursi gak curiga denganku yg dr awal mengamati caranya mengoperasikan semua alat2 itu.

Luluss……tanpa harus tanya2, saia bisa menggunakannya. Dan berbanggalah saia dalam hati…weelll…gak udik2 dan bego2 amat kuk saya…hehe.Sampai disini perjalanan saya aman. hanya sedikit merasa ada di Cina karna kanan-kiri kok orang Cina semua, plus pake bahasa cang cing cung cina yg blas gak donk palagi mudeng.

Wuiiiiinng…bluuusss…lintasi hutan lautan,gunung dan bukit….sampailah awak di Medan bah (berubah aksen dikit yeee…maklum dah mpe Medan).Turunlah saya di bandara udara Polonia Medan. Eeee lhaaa dalaaa….bandaranya kayak terminal =))=))=)).Crowded dan agak kotor. Bukan bermaksud menghina, tapi Medan kota besar bukan….should have better one than seperti sekarang. Ayooo Medan, bangun kotamuuu !!!

Perjalanan berlanjut. Saya harus mencari penginapan. Beruntung saya tidak harus naik taksi ke penginapan, dinas setempat berbaik hati menyuruh supirnya utk menjemput saya. Dan bertemulah saya dengan, eeemmm kita sebut aja Pak LOLO. Bapak driver baik hati yang awalnya saya kira orang Aceh karna mukanya khas Aceh gitu. Ternyata adalah orang Medan aseli, hehe. Pak LOLO banyak bercerita seputar Medan. Terutama makanan khasnya dan tentu saja tempat2 khas Medan. Akhirnya hari itu berakhir di Mie Aceh Udin daerah Jalan Gatot Subroto. Harga mie nya lumayan murah, hanya 8000,- seporsi. Mie nya enak dan spicy banget. Heeemm…maknyooss deh. Cuma ini pertama saya menyadari ada yang aneh di Medan….apakah itu…bahasanya hehe. Disini aku pesan ke pelayannya, “minta es teh manis ya”. Eeeh si pelayan hanya diam melongo sekaligus mikir. Menyadari ekspresi nya datar, Pak LOLO buru2 mengkoreksi,”oooh maksudnya teh manis dingin”. Barulah saia mengerti…ya..ya..ya…beda bahasa yeee hahahahahaha.Lalu dari sini saia bertanya lagi istilah lain di Medan, seperti teh tawar adalah teh tong dan es jeruk yang harus disebut dengan istilah jus jeruk hehe.

Esok harinya, sepulang kerja dri tugas men-trainning Data Encoder baru di Medan, saia ada cakap-cakap sikek laahh dengan staff setempat. Saya bertanya,”kakak pulang naik apa?” lalu si kakak menjawab,” dijemput,naik kereta seperti biasa”. Aku agak bingung, karena setauku gak ada rel kereta api di tengah kota seperti ini.Lalu aku bertanya lagi,”memang di mana stasiunnya, jauh gak dari sini?”. Mendengar pertanyaanku, si kakak tertawa keraaaaaaassss sambil menunjuk arah sebrang,”itu kereta alias sepeda motor bukan kereta api, hahahahahahaha”. Okaaaii…aku seperti tampak bodoh ^_^.

Baru sehari dua malam aku disini, cukup membuatku terkesan.Senangnya punya kesempatan datang ke kota ini ^_^. Wish besok have a great story again.

Perihal ratihparamyta
Hmmm...people said that i've vicious/anger face but if u know me, i'm type of friendly person,lil bit crazy and sensitive person..that's me...I like everything about technology coz my educational background is in IT...hmm...actually i like listening music, watching movies, browsing internet, make some comment @friend's facebook status also wrote some unsignificant words, but for me it's quite interesting. Others i like to breath, laugh and smile...whatever u are, if u want to know me..just call me ratih...ok (^_')

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: