Nothing else…just amaze

Sepi eeuuyyy….third night at medan. Feel so lonely. Habis kerja, gak ada kerjaan palagi temen. Akhirnya cuma muter2 naik bentor cari makan di daerah jalan gagak hitam. Gak ada ide, akhirnya makan di ayam penyet sambil mbatin “kalo cuma ayam penyet ma gak usah mpe Medan” huks. Tapi okelah, dinikmati, apapun itu, it’s gonna be a story someday, somewhere and somehow.

Habis makan pulang dan dengerin lagunya Michael Buble yang judulnya “Home”. Damn….makin kangen rumah lah…dasar bego.But i’m not gonna let my lonely feel like this all night long. So apapun biar sibuk kulakukan. Buka-buka facebook mpe plurk, semua deh yg penting ada hiburan. Pas lagi buka facebook, ada temen yang lagi update status. Dan mendadak brasa trenyuh yaaaa. He is a vet. What he said was  “Sudah hampir pulang ke rumah, harus balik lagi ke jalan besar karena ada pasien. Beginilah kalo jadi dokter hewan di dusun, bukannya pasien yang dateng ke rumah, tapi dokter yang dateng ke kandang”.

Sejenak jadi tersadar bahwa profesi mereka,meskipun mungkin tidak sepopuler dokter manusia pada umunya dan tidak sekeren dokter yang menangani manusia tapi lihat…..keberadaan mereka membantu kelangsungan hidup manusia dengan mengobati dan menjaga kesehatan hewan yang ada di sekitar lingkungan manusia. Mereka mungkin banyak bergaul dengan sapi, kambing bahkan ayam. Masuk dari kandang ke kandang. Mereka tidak bisa bertanya “sakit apa?” pada pasiennya. Mereka melihat, menyentuh dan merasakan. Mereka hebat, that is on my mind.

Aku benar-benar baru menyadari. Hampir setahun aku banyak bekerja dengan dokter hewan. Kami bernaung di tempat yang sama dalam hal mengendalikan wabah flu burung. Tapi baru kali ini aku menyadari arti penting mereka. Mungkin karena selama ini yang kulihat bukan kenyataan di lapangan. Mungkin selama ini aku hanya melihat dokter hewan yang ada di toko makanan kucing dengan pasien hewan – hewan mahal seperti kusing anggora ato persia, anjing pudel hingga pitbull. How stupid i am….aku gak pernah kepikiran dengan mereka saat di lapangan. Saat di dusun. Saat harus masuk ke kandang.Saat harus mengobati seekor sapi yanga hanya bisa bilang ‘ moooooo’. Atau kucing yang hanya bisa mengeong. Atau jika harus ke ladang karena ada kerbau yang ambruk.

Yah itulah profesi. Berbagai macam profesi makin ku kenal.Beruntung aku tidak hanya terpaku pada menjadi PNS atau pegawai bank. Aku mengenal banyak profesi hebat yang belum banyak diakui orang. Aku jadi lebih bisa respect dengan orang. Terima kasih ya allah….kau bukakan kesempatan ini padaku untuk mengenal sesuatu yang lebih hebat yang ada di dunia ini. ^_^

Perihal ratihparamyta
Hmmm...people said that i've vicious/anger face but if u know me, i'm type of friendly person,lil bit crazy and sensitive person..that's me...I like everything about technology coz my educational background is in IT...hmm...actually i like listening music, watching movies, browsing internet, make some comment @friend's facebook status also wrote some unsignificant words, but for me it's quite interesting. Others i like to breath, laugh and smile...whatever u are, if u want to know me..just call me ratih...ok (^_')

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: