Kantong Udara

Sepasang suami istri berkendara dengan mobil pada kecepatan 60 km/jam. Sang istri yang mengemudi. Tiba-tiba suaminya berkata, “Sayang, aku tahu kita sudah menikah selama dua puluh tahun, tapi aku ingin cerai.” Sang istri diam saja; hanya menambah kecepatan sampai 70 km/jam. Si suami kemudian berkata, “Aku selingkuh dengan teman baikmu, ia lebih menyayangiku.” Si istri tetap diam saja, tapi amarahnya semakin meningkat senada dengan kecepatan mobil yang terus meningkat. Si suami berkata, “Aku ingin memiliki rumah kita.”
Kecepatan mobil meningkat sampai 80 km/jam. Si suami melanjutkan, “Mobil dan rekening bank juga harus jadi milikku.” Si istri menambah kecepatan sampai 90 km/jam. Si suami yang mulai gugup berkata, “Apa tidak ada yang kamu ingini?” Si istri berkata, “Tidak, aku sudah punya semuanya.” “Apa iya?!” kata suami. “Apa yang kamu punya?” Tepat sebelum menabrakkan mobil ke dinding jalan pada kecepatan 100 km/jam, si istri tersenyum dan berkata, “Kantong udara.”

Perihal ratihparamyta
Hmmm...people said that i've vicious/anger face but if u know me, i'm type of friendly person,lil bit crazy and sensitive person..that's me...I like everything about technology coz my educational background is in IT...hmm...actually i like listening music, watching movies, browsing internet, make some comment @friend's facebook status also wrote some unsignificant words, but for me it's quite interesting. Others i like to breath, laugh and smile...whatever u are, if u want to know me..just call me ratih...ok (^_')

One Response to Kantong Udara

  1. dualhead mengatakan:

    huahaha…
    smart wife, nice post…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: