Jadi Ibu – Part 3 ( nu mommy back to work)

Rabu, 7 Maret 2012

Today is my last maternity leave day. Besok, saya kan kembali bekerja di kantor. U know what it’s mean? I have to leave my girl at home while working at office. Meskipun during my office hour ada si bunda marni (sebutanku untuk nama pengasuh si kecil) tapi tetep aja hati ini gelisah tak menentu. Bakal sekangen apa aku besok. Galau ini membuatku gak bisa tidur >.<

Rata-rata nu mommy pasti gitu yaaa. Inilah dilemanya ibu baru yang harus kerja. Tapi this is life, segalanya harus bisa diatasi. Banyak sih sentilan sana sini yang bilang 'aduuuh kasian donk si kecil ditinggal'. Ada juga yang cerita kalo ditinggal sama pengasuh doank nanti gini gitu. Beda versi ada yang bilang 'hati-hati kalo dititip neneknya nanti manja'. Aawwww aaawww aaawww bikin makin kuatir + galau. Tapi aku yakin allah swt akan selalu melindungi anakku dimanapun dia berada, itu doaku di setiap sholatku.

Memang, menjadi ibu yang harus bekerja itu berat. Saya mulai merasakannya. Meninggalkan anak kurang lebih 10 jam dengan orang lain, wajar kalo kita harus was – was apalagi saya yang baru jadi ibu 3 bulan. Tapiiii inilah hidup. Banyak hal berat yang harus dijalani. Saya mau tak mau harus meninggalkan anak besok dengan pengasuhnya. Saya sih percaya-percaya aja kalo bunda marni ini baik. Insyaallah anakku akan baik-baik aja.

Segala sesuatu dah aku persiapkan, mulai dari stok asip sampai ngajarin si marni ini itu. Semuanya dipersiapkan demi ketenangan hatiku ninggalin si kecil. Beginilah kalo harus bekerja sembari merawat anak yang masih balita.

Sempat siiih mertua nyuruh keluar dari kerjaan. Cuma saya kekeuh pengen nyoba dulu kerja sambil ngerawat anak. Toh buktinya ibu saya bisa, punya anak tiga dan tetep kerja :d

Sekali lagi hidup itu pilihan sih yaaaa. Tolong donk, jangan ngeklaim kalo ibu yang kerja dan ninggalin anak di rumah itu lebih mementingkan uang ketimbang anak. Mana bisa sih uang lebih penting ketimbang tititpan allah swt yang lebih berharga ini. Buat aku, kerja itu gak sekedar cari duit. Ada banyak hal dengan bekerja. Pengalaman, teman, relasi, kematangan emosi, pengetahuan, update informasi, kegiatan itu semua bisa didapat kalo kita bekerja. Aku yakin kok banyak solusi jika harus bekerja sembari mengasuh anak. Kalo gak ada solusi mana mungkin banyak ibu yang tetap kerja meskipun punya anak.

So….buat para ibu yang tetap harus kerja sembari merawat si kecil, tetep semangat yaah. Kata ibu saya yang sudah pengalaman ngerawat 3 anak sambil kerja, repotnya cuma sebentar, begitu anak dah bisa sekolah, justru kalo gak kerja, kita banyak nganggurnya. Percaya deh gak bakal ada apa-apa dengan si kecil. Memang sih kita harus cari pengasuh yang benar-benar baik. Susah memang tapi insyaallah, anak kita akan selalu mendapat perlindungan dari allah swt.

Semoga mommy and bunda yang harus kerja pada tetep semangat yaaah🙂

stok asip

stok asip

Perihal ratihparamyta
Hmmm...people said that i've vicious/anger face but if u know me, i'm type of friendly person,lil bit crazy and sensitive person..that's me...I like everything about technology coz my educational background is in IT...hmm...actually i like listening music, watching movies, browsing internet, make some comment @friend's facebook status also wrote some unsignificant words, but for me it's quite interesting. Others i like to breath, laugh and smile...whatever u are, if u want to know me..just call me ratih...ok (^_')

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: