Normal vs Cesar

Rabu 15 Agustus 2012

Jam 11.34 wib…..30 menit menjelang istirahat siang di hari ke 27 puasa. 3 days left before Idul Fitri *yeaaaaaiiiiii

heemm…..baru baca artikel tentang gentle birth..belom mudeng – mudeng amat but intinya proses kelahiran alami. baru sadar kalo lately banyak banget calon ibu, yang sudah jadi ibu/mamah/bunda males melahirkan secara normal. No wonder, i did normal baby delivered and it was so hurt.
People said 100x more pain than broke backbones. Bayangkaan…..

Tapi menjalani proses persalinan normal gak seseram itu. iya sakit…sakit banget tapi yaaaahh…..worth begitu mendengar tangis si kecil dan melihat muka malaikat kecil yang begitu mempesona.

Kita wanita memang ditakdirkan untuk mengalami semua itu. Suka atau tidak, itulah wanita. Meskipun sekarang banyak cara untuk mengindari itu semua misal aja yaa….urusan males lahiran normal tadi, kan sekarang bisa cesar asal ada duitnya. Trus gak mau repot kasih ASI, ada susu formula,beres. Pertanyaanku sebagai ibu, where is the bonding between you and your little angel? Kalo gak bisa lahiran normal okelah cesar mungkin emang ada satu atau dua hal yang jadi penghambat. Tapi kalo ASI, buat saya mutlak wajib (tidak termasuk buat mommy yang asi nya gak keluar yaa).

Syarat asi bisa lancar cuma satu….ciptakan pikiran yang tenang. ASI itu naturally ada di tiap ibu paska melahirkan. It’s the best milk ever for your baby.

Crita sedikit pengalamanku yaaa waktu aku melahirkan Dyandra Azkia Pratistha 8.5 bulan yang lalu. Anak pertama jadi aku mati-matian berusaha lahiran normal. Event ibu suruh pake cesar aja daripada nahan sakit, tapi naruli keibuanku berkata pengen normal. I want to be the real mother, hurt & pain when delivered my baby. Aku dan suami sepakat menggunakan metode waterbirth. Jadi sekedar info aja, waterbirth itu proses melahirkan alami di dalam air. Air di set suhunya agar sama ma suhu di dalam rahim. Tujuannya banyak selain agar si janin keluar di area yang sama dengan area dalam rahim, waterbirth memberikan sensasi yang luar biasa rileks ketimbang proses melahirkan normal cara konvensional. Big no episiotomi deh.

Singkat cerita, proses melahirkan itu emang sakit. Jabang bayi istilahnya nyari jalan keluar, itu yang dinamakan kontraksi. Sakit luar biasa apalagi krn aku diinduksi. Kebetulan ketuban keluar duluan, jadi dokter inisiatif induksi krn aku ngotot pengen normal waterbirth. Waterbirth bukan berarti kita selama kontraksi nyemplung di air. Tapi hanya setelah bukaan 8, dokter baru suruh kita masuk air. Amazing, pengalaman kemaren baru tau gimana waterbirth itu. 80% lebih rileks karena gak statis berada di atas kasur dan harus ngangkah. Setelah kurang lebih 10 jam nahan sakit, akhirnya si kecil lahir. Dililit 7 lilitan tali pusar, alhamdulilah andra lahir dengan selamat di air.

Bgitulah lahiran normal, mommy yang mengalami pasti tau rasanya gimana. Sakit memang tapi makin kesini, bonding antara aku dan andra kuat banget. Plus ASI. Meskipun aku kerja, andra siang hari sama pengasuh aja dan terpaksa minum asi perah dari botol bukan nenen lagsung tapi kalo ada apa-apa ma andra, so far aku langsung notice. I’m proud to be a mother. I’m proud  i can delivered my baby in normal way. Jadi jangan takut ya ibuuu, banyak alternatif melahirkan normal saat ini agar rasa sakit berkurang. Yang alami yang lebih baik.

Perihal ratihparamyta
Hmmm...people said that i've vicious/anger face but if u know me, i'm type of friendly person,lil bit crazy and sensitive person..that's me...I like everything about technology coz my educational background is in IT...hmm...actually i like listening music, watching movies, browsing internet, make some comment @friend's facebook status also wrote some unsignificant words, but for me it's quite interesting. Others i like to breath, laugh and smile...whatever u are, if u want to know me..just call me ratih...ok (^_')

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: