Hidup Sebagai Ibu yang Bekerja

Klaten,11 Maret 16 jam 06.22 wib
Dalam sebuah perlanan dinas kantor dari FAO.

Hai para ibu yang hebat.
Kutulis ini sebagai bagian dari persamaan perasaan sebagai ibu yang juga bekerja. Sebenarnya menjadi ibu sembari bekerja itu pilihan masing-masing. Ada yang menjalani nya karena keadaan dan ada juga karena alasan lainnya. Semuanya hebat. Berperan sebagai ibu sembari bekerja bukan hal yang mudah. Ibu pekerja pasti mengamini pendapat saya. Mereka harus bangun lebih pagi dan menyiapakan segala sesuatunya sebelum bekerja. Memastikan kebutuhan anak siap dan mengesampingkan kebutuhan pribadinya. Saya salut bagi ibu-ibu yang berada dalam kondisi tersebut. Apalagi kalo harus meninggalkan anak dalam keadaan sakit untuk bekerja. Dilema….pastinya. Yang pasti seorang ibu akan selalu berdoa dalam langkahnya untuk kesehatan anaknya. Mengingat anaknya disetiap kegiatannya sembari berdoa lagi dan lagi bahwa anaknya selalu diberi kesehatan. Salut untuk semua ibu. Baik yg berperan ganda atau yang lebih beruntung bisa sepenuhnya selalu disamping anak-anaknya. Apapun itu….salut untuk para ibu.

Iklan

Perihal ratihparamyta
No words can describe :))

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: